Selain memiliki ciri-ciri sabagai ilmu, sejarah (sebagai
kisah) juga memiliki karakter tersendiri. Karakter sejarah yang mendasar adalah
:
Sifat
peristiwa menyangkut hakekat dan makna peristiwa serta keunikan peristiwa.
a.
Hakekat dan Makna Peristiwa
Seperti telah disebutkan, obyek sejarah
sebagai ilmu adalah peristiwa. Akan tetapi, tidak segala peristiwa termasuk ke
dalam lingkup sejarah (sebagai kisah). Peristiwa yang menjadi obyek kajian ilmu
sejarah hanya peristiwa yang menyangkut kehidupan manusia secara langsung, dan
memiliki signifikasi (arti/makna penting) serta besar pengaruhnya terhadap
kehidupan manusia secara luas. Hal itu berarti, sejarah adalah ilmu tentang
manusia, tepatnya ilmu tentang pengalaman dan kiprah manusia di masa lampau.
b.
Keunikan Peristiwa
Selain hakekat dan makna peristiwa,
studi sejarah juga ditujukan pada keunikan peristiwa. Keunikan itu mungkin
menyangkut individu, institusi, situasi, bahkan mungkin juga ide. Keunikan
unsur-unsur peristiwa itu menjadi bahan pertanyaan, mengapa? (Why?). Oleh
karena itu, keunikan peristiwa merupakan salah satu alasan bagi pemilihan topik
penelitian sejarah.
c.
Perspektif Waktu
Penelitian dan penulisan sejarah
mengacu pada periodisasi (pembabakan waktu). Peristiwa yang dikaji harus jelas
ruang-lingkup temporalnya.
d.
Sifat Waktu
Penulisan sejarah harus berdasarkan
fakta. Fakta sejarah adalah hasil seleksi atas sifat fakta (kuat atau lemah).
Berarti tidak setiap fakta adalah fakta sejarah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar